Feeds:
Pos
Komentar

oleh Beto Sendhi

Orang yang paling bahagia bukanlah mereka yang memiliki sesuatu yang paling bagus. Tetapi mereka itu adalah orang yang mengapresiasi segala sesuatu yang mereka punya”

Siapa yang tidak kenal terhadap Warren Buffet. Dia adalah orang terkaya kedua di dunia, yang telah menyumbangkan kekayaannya sebesar $31 juta. Meski banyak yang tahu siapa itu Warren Buffet, belum tentu banyak juga yang tahu bagaimana dia menjalani kehidupannya sebelum dan sesudah menjadi orang terkaya di dunia.

Kehidupan Warren Buffet sangat menarik dan inspiratif. Jika orang mengetahuinya pasti menggeleng-gelengkan kepalanya sebagai tanda kekaguman atas kehidupannya yang tidak lumrah.

Dia memulai aktifitas bisnisnya pada umur muda belia, yaitu pada umur 11 tahun. Pada saat itu, dia telah membeli saham untuk pertamakalinya. Pada umur 14 tahun dia kemudian membeli perusahaan kecil dari hasil kegiatan meloper koran. Saat ini perusahaannya, Berkshire Hathaway, memiliki sebanyak 63 anak perusahaan.

Lanjut Baca »

Menjelang 100 tahun kebangkitan nasional, semua golongan dan lembaga beramai-ramai menyelenggarakan acara baik seminar, talk show, peryaan dengan mengambil tema kebangkitan nasional. Jika jalan-jalan di seputar Jakarta jangan heran jika sering menemukan tulisan sepanduk “menyambut 100 tahun kebangkitan nasioal”.

Tema 100 tahun kebangkita nasional ini makin menarik menjelang pemilihan umum 2009 nanti. Pasalanya, isu kebangkitan nasionol ini merupakan isu yang sangat strategis untuk membangun citra agar supaya laku di pemilu nanti.

Karena isu strategis, penyelenggaraan acara yang berbau 100 tahun kebangkitan bangsa ini selalu diproyeksikan untuk mendukung salah satu kandidat yang akan menjadi calon RI 1. Entah karena inisiatif dari penyelenggara atau dari tokoh yang maju itu.

Lanjut Baca »

NagabonarKesuksesan film Nagabonar Jadi 2 membuat penasaran pecinta film tanah air, terutama anak muda, terhadap skuel film Nagabonar. Karena itu, film yang pertama kali diputar sekitar 21 tahun yang lalu kini bisa dijumpai kembali di biosko-bioskop tanah air sejak Kamis (8/5).

“Film ini dirilis kembali atas desakan kaum muda yang penasaran atas film yang telah dilanjutkan dengan skuelnya Nagabonar Jadi 2” kata Deddy Mizwar pada jumpa pers terkait dengan peluncuran kembali film garapan sutradara MT Risyaf .

Selain itu, lanjut Deddy, berdasarkan bahan-bahan diskusi tentang Nagabonar Jadi 2, kaum muda saat ini juga mendambakan film di luar genre yang mendominasi pasar sinema layar lebar Tanah Air saat ini, seperti film horor.

Seperti apa film Nagabonar ini? Silahkan nonton filmnya di bioskop dan bayar sendiri…ha…ha….yang pasti filmnya sangat kocak dan lucu. Yah, tidak seperti perilaku pemerintah kita yang bertingkah tidak lucu. Korupsi…kolusi…nepotisme….sogok….suap…hukum dipelintir….ah, boring… mending kita nonton nagabonar!

geert wilders

Untuk kesekalian kalinya umat Islam dilecehkan akibat islamofobia yang terjadi di masyarakat Barat. Kali ini umat Islam disakiti dengan beredarnya film Fitnah yang dibuat oleh senator Belanda Geert Wilders. Sebelumnya, masyarakat islam juga dibuat gerah dengan munculnya karikatur yang melecehkan nabi Muhammad di Jelliand Postend di Denmark.

Film Fitnah ini menuai protes dari penjuru dunia. Bukan hanya di negara-negara Islam tetapi juga di negara Belanda. Mereka semua mengecam film Fitnah ini yang dianggap melukai hati umat Islam.

Di Indonesia film ini di larang beredar. Bahkan YouTube, situs yang memuat film ini, diblokir. Presiden SBY langsung menyampaikan pelarangan beredarnya film tersebut. Beliau juga mengatakan bahwa film tersebut telah melukai hati umat Islam. Lanjut Baca »

Oleh Beto Sendhi

Sri Sultan Hemengkubuwono X bulan yang lalu mengungkapkan keputusannya untuk tidak menjadi Patih (Gubernur) mendatang. Keputusan tersebut kontan mendapat tangapan positif dari berbagai kalangan. Pembahasan kembali rancangan Undang-undang status Keistimewaan Yogyakarta adalah salah satu respon itu.

Pembahasan kembali tentang status Kesitimewan Yogyakarta ini dikarenakan selama ini status itu hanya label saja. Baik secara defato maupun dejure, dengan stutus itu tidak ada khas Yogyakarta sebagai daerah istimewa. Yogyakarta tidak jauh berbeda dengan daerah-daerah lain yang melaksanakan otonomi daerah yang tidak berstatus istimewa. Yang membedakan karena di Yogyakarta masih ada dualisme kepemimpinan: Sultan sebagai Patih dan Raja sekaligus.

Karena itu, bagaimana saat ini menjadikan Yogyakarta benar-benar istimewa bukan hanya sekedar label. Namun hal tersebut memunculkan banyak kekhawatiran rakyat akan masa depan Yogyakarta umumnya dan kraton khususnya. Pasalnya, dengan mundurnya Sultan sebagai Patih berarti wewenangnya hanya terbatas pada kebijakan-kebijakan yang hanya berhubungan dengan Kraton padahal rakyat Yogyakarta masih mengakui Sultan sebagai sosok yang harus diikuti titahnya. Lanjut Baca »

Oleh Beto Sendhi
(Tulisan ini Pernah dimuat di Jawa Pos)

Lakob “pahalawan tanpa tanda jasa” yang dilabelkan kepada sosok guru telah membentuk kesadaran masyarakat tersendiri. Tugas guru hanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa mengurus kesejahteraannya sebagai manusia. Maka, jika Guru menuntut kenaikan gaji, mayarakat dengan nada sinis mengatakan itu talah mencemari niat baikanya sebagai pendidik bangsa. Seolah, guru tidak mempunyai tanggung jawab terhadap keluarganya.

Guru juga manusia. Mereka mempunyai tanggungjawab terhadap keluarganya. Mereka butuh biaya untuk menyekolahkan anaknya, biaya kesehariannya dan untuk kebutuhan-kebutuhan lainnya. Jika seorang guru tidak dapat kesejahteraan dari sekolah, lalu dari mana?

Banyak tempat lain untuk mendapatkan pekerjaan sekedar mencari tambahan. Masalahnya, jika mereka mencari tambahan di tempat lain, tugas keguruannya akan terbengkalai dan mereka tidak akan professional. Konsentrasi mereka akan terpecah. Mereka harus memperhatiak dua hal secara bersamaan. Jika demikian, salah satunya harus terbengkalai. Yang seringkali terjadi, seorang guru akan meremehkan tugasnya di sekolah. Pasalanya, mereka segan pada atasannya. Sementara di sekolah tidak demikian bahkan seringkali disambut gembira oleh murid.

Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.